Senin, 27 Januari 2014

Ikatan Pemuda Ciuber Gelar Peringatan
Maulid Nabi 1435 H

Lebak

Pada Senin, 27 Januari 2014 Masehi bertepatan dengan tanggal 25 Rabiul Awwal 1435 Hijriyah Ikatan Pemuda Ciuber (IPC) bekerjasama dengan Panitia Hari besar Islam Musholla Al mubarokah menggelar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Musholla Al mubarokah kampung Ciuber Desa Pasirkecapi Kec Maja Kab Lebak banten.tersebut.

Pembawa acara KH Ujang Faturahman yang juga Sekretaris MUI Kec Maja dalam pembukaannya mengatakan “Kegiatan peringatan Maulid ini, disamping sebagai wujud kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW yang bermuara kepada peningkatan keimanan dan ketaqwaan kita terhadap Allah SWT,merupakan salah satu upaya untuk mempererat hubungan tali silaturrahim diantara sesama umat muslim, juga sangat penting bagi menjaga kokohnya rasa persatuan dan kesatuan, menjaga dan memelihara rasa kebersamaan serta jiwa dan semangat kegotong-royongan antar umat yang merupakan salah satu modal sangat berharga bagi kelangsungan pelaksanaan pembangunan umat dan pembangunan daerah,” urainya.

Ketua Ikatan Pemuda Ciuber (IPC), Damanhuri menyampaikan, bahwa kegiatan peringatan maulid nabi ini diadakan dengan tujuan untuk mengingatkan kembali umat Islam,khususnya masyarakat Desa Pasirkecapi terutama para remaja agar senantiasa meneladani sang pembawa risalah Islam, Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam dan peringatan tahun ini mengusung tema “Melalui peringatan maulid nabi besar Muhammad Saw mari kita tingkatkan pembangunan masyarakat yang cerdas dan berakhlakul karimah “.Dan dengan adanya peringatan ini diharapkan bisa menggugah kesadaran kaum muda akan pentingnya mentradisikan syiar dan dakwah dalam rangka menyambut hari-hari besar Islam.

Sementara itu,Kepala Desa Pasirkecapi, H.Jamhadi dalam sambutannya menyampaiakan bahwa peringatan maulid ini dimaksudkan agar lebih mempererat persatuan dan kesatuan umat Islam, khususnya warga Desa Pasirkecapi umumnya umat muslimin. “Mari kita jaga persatuan dan kesatuan atau ukhuwah slamiyah di Desa kita tercinta ini,” tegas H.Jamhadi.

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diawali dengan lantunan Syair Maulid yang dibawakan oleh Marawis MTs Assalamiyah di bawah pimpinan Kepala Sekolah Mts assalamiyah Samsidi,pengajian ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Tajudin dan Ustadz Uci Sanusi dari kota serang,seterusnya dilanjutkan dengan Tausyiah Maulid Nabi yang di sampaikan oleh KH.Komarudin dari kota Bogor dan KH.Jamaludin dari kota Pandeglang.

Dalam tausyiahnya,KH.Komarudin mengajak Jamaah untuk dapat mengambil hikmah peringatan maulid nabi.“Memperingati maulid nabi, artinya kita musti menjalankan perintah-perintah Allah SWT yang dibawakan oleh Rasulullah,dan setiap individu umat islam harus meneladani perilaku Nabi Muhammad SAW, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun masyarakat”,selain itu belaiu juga menambahkan bahwa ada 3 golongan yang akan mendapat syafaat dan pertolongan Nabi Muhammad Saw di akhirat nanti yaitu:orang yang selalu membaca shalawat,orang yang sering duduk di tempat duduk rosul yaitu masjid dan majlis,orang yang gemar mengerjakan sunah rasul.

KH Jamaludin dari kota Pandeglang,dalam ceramah maulidnya menjelaskan, tentang hikmah dan pentingnya memperingati hari kelahiran Baginda Rasulullah SAW,Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini bukanlah suatu tradisi belaka, akan tetapi adalah merupakan Panggilan Iman sebagai bukti bahwa kita sebagai ummat Islam yaitu ber-Iman kepada Allah SWT, ber-Iman kepada Nabi dan Rasul sebagai Utusan Allah,patut di syukuri juga bahwa Nabi Muhammadlah yang telah mengangkat harkat dan derajat kaum wanita sehingga sekarang ini posisi pria dan wanita dalam kehidupan dan kepemerintahan bisa sejajar.

Menurut beliau bahwa Nabi Muhammad SAW itu terlahir sebagai sosok seorang yang ber-akhlak mulia, berkepribadian tinggi, cerdas yang tiada tandingannya, sosok seorang yang santun, sosok seorang yang adil baik sebagai diri pribadi, pemimpin rumah tangga maupun pemimpin pemerintahan. Di jaman jahiliyah yang dikenal dengan ”kebebasan tanpa batas”,Nabi Muhamad SAW,hadir dengan membawa rahmat untuk semesta alam.Dengan waktu yang tidak terlalu lama,Nabi Muhammad SAW terkenal ke pelosok negeri,perubahan terjadi disana-sini,beliau sangat dicintai,baik di lingkungan keluarga,sahabat maupun pengikut-pengikut beliau hingga saat ini.pada akhir ceramahnya KH Jamaludin berharap apa yang telah di sampaikan para penceramah semoga dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ada keunikan tersendiri yang miliki oleh masyarakat Desa Pasirkecapi yaitu apabila salah satu Kampung mengadakan peringatan maulid Nabi Besar Muhammad Saw maka kampung yang lain akan ikut menyemarakkan kegiatan dengan cara mengirim dongdang yaitu gotongan berupa replica masjid atau hewan yang terbuat dari kantong semen di hiasi dengan berbagai macam makanan maupun buah buahan yang nantinya akan di suguhkan kepada tamu undangan,pada peringatan ini ada 5 kampung yang mengirim dongdang yaitu kampung sangiang,kampung sangiang kidul,kampung legok,kampung pasirkecapi,dan kampung pasirjaran.














27/01/14

Tidak ada komentar:

Posting Komentar