Ikatan Pemuda
Ciuber Gelar Peringatan
Maulid Nabi 1435 H
Lebak
Pada Senin, 27 Januari 2014 Masehi
bertepatan dengan tanggal 25 Rabiul Awwal 1435 Hijriyah Ikatan Pemuda Ciuber
(IPC) bekerjasama dengan Panitia Hari besar Islam Musholla Al mubarokah
menggelar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Musholla Al
mubarokah kampung Ciuber Desa Pasirkecapi Kec Maja Kab Lebak banten.tersebut.
Pembawa acara KH Ujang Faturahman
yang juga Sekretaris MUI Kec Maja dalam pembukaannya mengatakan “Kegiatan
peringatan Maulid ini, disamping sebagai wujud kecintaan kita kepada Nabi
Muhammad SAW yang bermuara kepada peningkatan keimanan dan ketaqwaan kita
terhadap Allah SWT,merupakan salah satu upaya untuk mempererat hubungan tali
silaturrahim diantara sesama umat muslim, juga sangat penting bagi menjaga kokohnya
rasa persatuan dan kesatuan, menjaga dan memelihara rasa kebersamaan serta jiwa
dan semangat kegotong-royongan antar umat yang merupakan salah satu modal sangat
berharga bagi kelangsungan pelaksanaan pembangunan umat dan pembangunan
daerah,” urainya.
Ketua Ikatan Pemuda Ciuber (IPC), Damanhuri
menyampaikan, bahwa kegiatan peringatan maulid nabi ini diadakan dengan tujuan
untuk mengingatkan kembali umat Islam,khususnya masyarakat Desa Pasirkecapi terutama
para remaja agar senantiasa meneladani sang pembawa risalah Islam, Rasulullah
Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam dan peringatan tahun ini mengusung tema
“Melalui peringatan maulid nabi besar Muhammad Saw mari kita tingkatkan
pembangunan masyarakat yang cerdas dan berakhlakul karimah “.Dan dengan adanya
peringatan ini diharapkan bisa menggugah kesadaran kaum muda akan pentingnya
mentradisikan syiar dan dakwah dalam rangka menyambut hari-hari besar Islam.
Sementara itu,Kepala Desa
Pasirkecapi, H.Jamhadi dalam sambutannya menyampaiakan bahwa peringatan maulid
ini dimaksudkan agar lebih mempererat persatuan dan kesatuan umat Islam,
khususnya warga Desa Pasirkecapi umumnya umat muslimin. “Mari kita jaga
persatuan dan kesatuan atau ukhuwah slamiyah di Desa kita tercinta ini,” tegas H.Jamhadi.
Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad
SAW diawali dengan lantunan Syair Maulid yang dibawakan oleh Marawis MTs
Assalamiyah di bawah pimpinan Kepala Sekolah Mts assalamiyah Samsidi,pengajian
ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Tajudin dan Ustadz Uci Sanusi dari kota serang,seterusnya
dilanjutkan dengan Tausyiah Maulid Nabi yang di sampaikan oleh KH.Komarudin
dari kota Bogor dan KH.Jamaludin dari kota Pandeglang.
Dalam tausyiahnya,KH.Komarudin
mengajak Jamaah untuk dapat mengambil hikmah peringatan maulid nabi.“Memperingati
maulid nabi, artinya kita musti menjalankan perintah-perintah
Allah SWT yang dibawakan oleh Rasulullah,dan setiap individu umat
islam harus meneladani perilaku Nabi Muhammad SAW, baik dalam kehidupan
pribadi, keluarga, maupun masyarakat”,selain itu belaiu juga menambahkan bahwa
ada 3 golongan yang akan mendapat syafaat dan pertolongan Nabi Muhammad Saw di
akhirat nanti yaitu:orang yang selalu membaca shalawat,orang yang sering duduk
di tempat duduk rosul yaitu masjid dan majlis,orang yang gemar mengerjakan
sunah rasul.
Menurut beliau bahwa Nabi Muhammad
SAW itu terlahir sebagai sosok seorang yang ber-akhlak mulia, berkepribadian
tinggi, cerdas yang tiada tandingannya, sosok seorang yang santun, sosok
seorang yang adil baik sebagai diri pribadi, pemimpin rumah tangga maupun
pemimpin pemerintahan. Di jaman jahiliyah yang dikenal dengan ”kebebasan tanpa
batas”,Nabi Muhamad SAW,hadir dengan membawa rahmat untuk semesta alam.Dengan
waktu yang tidak terlalu lama,Nabi Muhammad SAW terkenal ke pelosok negeri,perubahan
terjadi disana-sini,beliau sangat dicintai,baik di lingkungan keluarga,sahabat
maupun pengikut-pengikut beliau hingga saat ini.pada akhir ceramahnya KH
Jamaludin berharap apa yang telah di sampaikan para penceramah semoga dapat
diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ada keunikan
tersendiri yang miliki oleh masyarakat Desa Pasirkecapi yaitu apabila salah
satu Kampung mengadakan peringatan maulid Nabi Besar Muhammad Saw maka kampung
yang lain akan ikut menyemarakkan kegiatan dengan cara mengirim dongdang yaitu gotongan
berupa replica masjid atau hewan yang terbuat dari kantong semen di hiasi
dengan berbagai macam makanan maupun buah buahan yang nantinya akan di suguhkan
kepada tamu undangan,pada peringatan ini ada 5 kampung yang mengirim dongdang
yaitu kampung sangiang,kampung sangiang kidul,kampung legok,kampung
pasirkecapi,dan kampung pasirjaran.
27/01/14
Tidak ada komentar:
Posting Komentar